Motor pertama hasil produksi dengan printer 3 dimensi

first-3d-printed-functional-motorcycle_6

TE Connectivity berhasil membuat replika motor Harley Davidson Softail dengan memakai teknologi printing 3 Dimensi.
Menghabiskan biaya sekitar $25.000 dan 1000 jam kerja, namun tidak sekedar membuat mainan motor.

first-3d-printed-functional-motorcycle_5 first-3d-printed-functional-motorcycle_3 first-3d-printed-functional-motorcycle_4

Meskipun hanya ditenagai oleh sebuah motor listrik bertenaga 1 Hp, namun dikatakan mampu membawa 2 orang berkendara sampai 24 km/jam. Jarak tempuhnya hanya dibatasi oleh kapasitas batereinya yang relatif kecil.

first-3d-printed-functional-motorcycle_2

Memang tidak semua komponen dibuat dengan printer 3D, seperti motor listrik, ban, rem, sistem penerus daya, dan kelistrikan. Namun rangka, velg, dan bearing sudah merupakan produk printer berbahan dasar plastik ABS (Acrylonitrile Butadiene Styrene) . Bearing, salah satu komponen kritis karena harus mampu bertahan beban putaran tertentu telah lolos uji sampai 2000 Rpm. Komponen ini dibuat dengan proses Fused Deposition Modeling (FDM) , secara sederhana adalah proses membentuk lapisan demi lapisan dari plastik cair sampai membentuk wujud tertentu.

FDM image001

ilustrasi proses FDM

Dengan panjang motor sekitar 2,4 meter, dan berbobot 113,4 kg, rangkanya diklaim mampu menahan berat sekitar 181 kg, pas untuk dua orang berboncengan. Berbeda dengan velg, sama-sama harus menanggung beban diatasnya, juga harus mampu tetap menggenggan ban yang terkena tekan udara didalamnya, atas bahkan dalam kondisi kempes.

first-3d-printed-functional-motorcycle_1

Beberapa komponen logam seperti rumah lampu depan, dibuat dengan proses Direct Metal Laser Sintering (DMLS), yang mana serbuk logam yang terkena paparan sinar laser akan memcair dan seketika mengeras membentuk lapisan-lapisan logam sampai terbentuk wujud tertentu.

dmls

ilustrasi proses DMLS

Teknologi printer 3D mungkin masih sederhana, namun riset dan aplikasinya terus berkembang. Bahkan tim balap Ducati MotoGP sudah memakai teknologi ini untuk menghasilkan prototip mesin Desmosedici dan cukup memangkas waktu pengembangan dari sebelumnya 28 bulan menjadi sekitar 8 bulan saja.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s